Hubungan Faktor Lingkungan Fisik dan Perilaku Masyarakat dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Puskesmas Padang Bulan Selayang II

Authors

  • Talitha Shafiqah Batubara Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan Author
  • Meutia Nanda Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan Author
  • Reni Agustina Harahap Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan Author
  • Yulia Khairina Ashar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan Author
  • Aprilinda M. Harahap Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan Author

DOI:

https://doi.org/10.62951/jurmiki.v5i2.134

Keywords:

Aedes Aegypti, Community Behavior, Dengue Hemorrhagic Fever, Physical Environment, Risk Factors

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) remains a public health problem influenced by physical environmental conditions and community behaviors. This study examined the association between physical environmental factors, community behaviors, and DHF incidence in the service area of Padang Bulan Selayang I Community Health Center. A case-control design was used with 154 respondents, comprising 77 cases and 77 controls. Data were analyzed using univariate and bivariate analyses with the Chi-Square test. The results showed associations between lighting (p=0.000; OR=4.938), room temperature (p=0.003; OR=2.777), room humidity (p=0.000; OR=3.300), mosquito larvae presence (p=0.014; OR=2.249), mosquito repellent use (p=0.024; OR=2.093), hanging clothes (p=0.017; OR=2.289), wire mesh installation on vents (p=0.023; OR=2.100), and water storage container cleaning (p=0.006; OR=2.496) with DHF incidence. Housing density (p=0.329; OR=0.727) and mosquito net use (p=0.632; OR=0.794) were not associated with DHF. Most physical environmental and behavioral factors were associated with DHF incidence. Community health centers should strengthen health promotion, mosquito breeding site elimination, and regular larval monitoring. Communities should maintain suitable lighting, temperature, and humidity, prevent larval breeding, use mosquito repellent and mosquito nets, avoid hanging clothes indoors, install wire screens on vents, and regularly clean water storage containers.

References

Abdillah, M., Rahayu Nur Fadillah, I., & Anggraeni Puspita Sari, R. (2025). Hubungan faktor lingkungan fisik dengan perilaku pencegahan demam berdarah dengue (DBD) di Puskesmas Cikarang Utara Kabupaten Bekasi. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(2). https://doi.org/10.31004/jkt.v6i2.43705

Achmadi, U. F. (2012). Dasar-dasar penyakit berbasis lingkungan. Rajawali Pers.

Agustina, N., Suryanto, D., Ilmi, M. B., Rizal, A., Jalpi, A., & Anam, K. (2025). Efektivitas fogging dan faktor risiko terhadap kejadian DBD di Kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin: Studi cross-sectional. Jurnal Skala Kesehatan, 16(2), 180–188. https://doi.org/10.31964/jsk.v16i2.470

Anggita Sipahutar, T., Hidayati, F., Lanita, U., Lesmana, O., & Syukri, M. (2025). Hubungan faktor host dan lingkungan dengan kejadian demam berdarah dengue di wilayah kerja Puskesmas Paal V Kota Jambi. Jurnal Kesehatan Tambusai. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i2.43990

Atika, N., & Kasandra Marola, M. (2024). Hubungan keberadaan jentik nyamuk dan perilaku 3M Plus dengan kejadian demam berdarah dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Pontap Kota Palopo. Mega Buana Journal of Public Health, 3(2). https://doi.org/10.58222/juvokes.v3i1.765

Chahaya, I., Tumanggor, W. R. E., Sutami, B. D., & Tsabitha, A. (2025). Determinasi lingkungan dan perilaku terhadap keberadaan jentik Aedes spp. Jurnal Ilmu Teknologi Kesehatan dan Terapan (JITKT). https://doi.org/10.53579/jitkt.v5i1.259

Dinas Kesehatan Kota Medan. (2024). Profil kesehatan Kota Medan tahun 2024.

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara. (2024). Profil kesehatan Provinsi Sumatera Utara tahun 2024.

Fadrina, S., Marsaulina, I., & Nurmaini. (2021). Hubungan menggantung pakaian dan memasang kawat kasa dengan kejadian demam berdarah dengue di Kabupaten Langkat. Jurnal Health Sains. https://doi.org/10.46799/jhs.v2i3.127

Hamdan, H., Amalia, I. S., & Muzdalifah, D. (2023). Hubungan perilaku pencegahan dengan kejadian demam berdarah dengue (DBD) pada masyarakat di Desa Leuwimunding Kabupaten Majalengka. Journal of Public Health Innovation, 3(2), 130–141. https://doi.org/10.34305/jphi.v3i02.382

Hendayani, N., Faturahman, Y., & Aisyah, I. S. (2022). Hubungan faktor lingkungan dan kebiasaan 3M Plus dengan kejadian demam berdarah dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Manonjaya. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 18. https://doi.org/10.37058/jkki.v18i1.4729

Herdianti, H., Sembiring, F. Y., Husein, A., & Rahayuningtyas, A. (2025). Hubungan kondisi fisik rumah, tempat perindukan dan perilaku dengan kejadian demam berdarah dengue. Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health), 11(3), 612–621. https://doi.org/10.25311/keskom.Vol11.Iss3.2049

Homer, P., Rasyid, K., & Setiani, O. (2025). Hubungan faktor perilaku dengan kejadian demam berdarah dengue. Jurnal Kesehatan Masyarakat. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i1.41640

Homer, P., Setiani, O., & Budiyono, B. (2025). Faktor risiko lingkungan dan perilaku terhadap kejadian DBD di Kecamatan Ambarawa. Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(1), 221. https://doi.org/10.33757/jik.v9i1.1299

Indang, N., Towidjojo, V. D., & Syahriel, M. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku penggunaan anti nyamuk untuk mencegah terjadinya demam berdarah dengue (DBD) di Birobuli Selatan. Jurnal Ilmiah Kedokteran, 7(1).

Kastari, S., & Prasetyo, R. D. (2022). Hubungan perilaku 3M-Plus dengan kejadian demam berdarah dengue di Kabupaten Sintang. Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 16(3), 129. https://doi.org/10.26630/rj.v16i3.3571

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Waspada, kenaikan kasus DBD belum mencapai puncak.

Khairina Ashar, Y., Diah Sunarto, N., Ayu Agustin, R., Ajeng Prachelia, M., Revli, U. S., & Alvina, F. D. (2022). Tingkat kepadatan jentik nyamuk Aedes aegypti di wilayah kerja Puskesmas Glugur Darat. Jurnal Kesehatan. https://doi.org/10.32763/juke.v15i1.362

Kusuma Mamonto, A., Asrifuddin, A., & Ester Nelwan, J. (2025). Hubungan antara faktor lingkungan fisik dengan kejadian demam berdarah dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Motoboi Kecil Kecamatan Kotamobagu Selatan. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(1). https://doi.org/10.31004/jkt.v6i1.43730

Nanda, M., Prisca, D., Pratiwi, S. T., Annisyah, W., Salsabillah, N., & Gunadi, R. (2025). Hubungan perilaku pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3M Plus terhadap kejadian demam berdarah di Desa Tanjung Morawa A: Studi cross-sectional. Jurnal Kesehatan, 4. https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2065

Nugraheni, E., Rizqoh, D., & Sundari, M. (2023). Manifestasi klinis demam berdarah dengue (DBD). Jurnal Kedokteran dan Kesehatan: Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, 10(3), 267–274. https://doi.org/10.32539/JKK.V10I3.21425

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan. (2023).

Rasjid, A., Ahmad, H., Hermawan, H., Kesehatan, J., Poltekkes, L., & Makassar, K. (2024). Hubungan kondisi lingkungan dengan keberadaan telur nyamuk Aedes di wilayah kerja Puskesmas Bontokassi Kabupaten Takalar. Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat, 24(1). https://doi.org/10.32382/sulo.v24i1.467

Salsabila, M. R., Zakaria, R., & Septiani, R. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku keluarga dalam pencegahan demam berdarah dengue (DBD) di UPTD Puskesmas Lampulo Kota Banda Aceh. Journal of Public Health Innovation, 4(2), 460–468. https://doi.org/10.34305/jphi.v4i02.1146

Saputra, M. B. R., Wulanda, A. F., & Anwar, K. (2024). Keberadaan dan tingkat kepadatan jentik nyamuk Aedes aegypti ditinjau dari tempat perindukan. Jurnal Sanitasi Lingkungan, 4(1), 7–11. https://doi.org/10.36086/jsl.v4i1.2187

Situmorang, I. M., & Effrata, N. P. (2022). Identifikasi dan gambaran indeks kepadatan larva Aedes aegypti di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan yang ada di Bekasi tahun 2021. Jurnal Analis Laboratorium Medik, 7(1), 35–41. https://doi.org/10.51544/jalm.v7i1.2836

Sri Mulyani, A. (2023). Literature review: Hubungan antara tempat penampungan air dan tindakan 3M Plus dengan kejadian demam berdarah dengue (DBD). Jurnal Kesehatan Bidkemas. https://doi.org/10.48186/nw0yyc92

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif kualitatif. Alfabeta.

Umbu Kabalu, I., Yuniastuti, T., & Subhi, M. (2023). Hubungan sanitasi lingkungan rumah dengan kejadian demam berdarah dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Gribig Kota Malang. Jurnal Kesehatan Tambusai.

Widia Rahma Nasution, S., Agustina Harahap, R., & Suraya, R. (2024). Pengaruh promosi kesehatan melalui media poster terhadap perilaku hidup bersih dan sehat pada siswa SD.

World Health Organization. (2024). Dengue and severe dengue.

Wulandari, T., & Nanda, M. (2025). Hubungan faktor lingkungan fisik dan praktik pemberantasan nyamuk Aedes aegypti dengan kejadian demam berdarah dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Medan Helvetia. Jurnal Kesehatan Tambusai. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.51953

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Hubungan Faktor Lingkungan Fisik dan Perilaku Masyarakat dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Puskesmas Padang Bulan Selayang II. (2026). Jurnal Rekam Medis Dan Informasi Kesehatan Indonesia, 5(2), 26-44. https://doi.org/10.62951/jurmiki.v5i2.134

Similar Articles

1-10 of 43

You may also start an advanced similarity search for this article.