Persepsi Ibu Rumah Tangga Usia Subur terhadap Penggunaan Kontrasepsi Implan di Jalan Lokomotif Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Utara

Authors

  • Nadrah Na’imi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan Author
  • Reni Agustina Harahap Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan Author
  • Eliska Eliska Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan Author
  • Susilawati Susilawati Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan Author
  • Nabila Yasmin Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan Author

DOI:

https://doi.org/10.62951/jurmiki.v5i2.133

Keywords:

Perception, Housewives of Reproductive Age, Implant Contraception, LARC, Family Planning

Abstract

The use of implant contraception as one of the Long-Acting Reversible Contraception (LARC) methods is still influenced by various perceptions among reproductive-age housewives. This study aimed to determine the perceptions of reproductive-age housewives regarding the use of implant contraception on Lokomotif Street, Melayu Village, North Siantar District. This study employed a qualitative method with a descriptive approach. The informants consisted of 12 participants, including 10 main informants and 2 key informants. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed using thematic analysis with source triangulation. The results showed that perceptions toward implant contraception were generally positive, as implants were considered effective, practical, safe, and able to prevent pregnancy for a relatively long period. However, some informants expressed concerns about menstrual changes, weight gain, and the insertion process. These perceptions were influenced by internal factors, including knowledge, feelings, thoughts, experiences, perceived benefits, and expectations, as well as external factors such as health workers, husband support, social environment, family planning cadres, and social media. Health workers and family planning cadres are recommended to strengthen communication, information, and education (CIE) as well as counseling regarding the benefits, effectiveness, procedures, and possible side effects of implant contraception.

References

Akhmad, R. A. D., Saadong, D., Afriani, A., & Hidayati, H. (2022). Persepsi mempengaruhi rendahnya pemakaian kontrasepsi implan. Jurnal Kebidanan Malakbi, 3(1), 21–27. https://doi.org/10.33490/b.v3i1.518

Andriani, A., Sabilu, Y., & Liaran, R. D. (2024). Hubungan pengetahuan, paritas dan dukungan suami terhadap penggunaan kontrasepsi implant di Kota Kendari tahun 2023. Indonesian Journal of Health Science, 4(5), 511–518. https://doi.org/10.54957/ijhs.v4i5.1008

Anjarwati, N., Nisa, N. K., & Pratama, R. Y. (2023). Factors associated with the use of implant contraceptive devices in women of reproductive age. SURYA: Jurnal Media Komunikasi Ilmu Kesehatan, 15(3), 86–95. https://doi.org/10.38040/js.v15i3.827

Astari, P. (2025). Kontrasepsi implan: Farmakokinetik, indikasi, dan kontraindikasi. Jurnal Kedokteran Unram, 14(1), 14–19. https://doi.org/10.29303/jk.v14i1.5802

Fauzi, A., Rahman, M., & Hidayat, T. (2024). Keluarga berencana dalam perspektif maqāṣid al-syarī'ah: Upaya menjaga keturunan dan kesejahteraan keluarga. Jurnal Hukum Islam dan Kesehatan, 9(1), 55–68.

Hidayati, N. (2022). Tingkat edukasi sebagai motor penggerak ibu rumah tangga (IRT) dalam pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 14(1), 45–53.

Oktavianah, S. O., Sulistiyaningsih, S. H., & Juhariyah, A. S. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi implan pada wanita usia subur. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(2), 515–528. https://doi.org/10.37287/jppp.v5i2.1492

Pratiwi, D. (2023). Peran konseling adekuat terhadap retensi penggunaan kontrasepsi implan meskipun mengalami gangguan siklus menstruasi. Jurnal Kesehatan Keperawatan dan Kebidanan, 15(3), 214–223.

Pratiwi, D., & Anggraini, M. (2023). Persepsi akseptor terhadap manfaat dan manajemen efek samping penggunaan kontrasepsi implan pada ibu rumah tangga. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi, 11(1), 32–41. https://doi.org/10.22146/jkkr.v11i1.2023

Rijal, S. (2023). Keluarga berencana dalam perspektif Islam: Upaya mewujudkan generasi berkualitas dan sejahtera. Jurnal Hukum Keluarga Islam, 8(1), 33–44.

Safitriana, E., Hasbiah, H., & Amalia, R. (2022). Hubungan pengetahuan sikap ibu dan dukungan suami dengan pemilihan alat kontrasepsi implan. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(1), 364–369. https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i1.1818

Sari, I. P., & Lestari, S. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan ibu usia subur dengan persepsi terhadap pemakaian kontrasepsi implan. Jurnal Kesehatan Reproduksi Kebidanan, 8(2), 95–104.

Suryani, S., & Rahmawati, E. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemakaian kontrasepsi implant di Puskesmas Simpang Rambutan. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1), 857–863. https://doi.org/10.31004/prepotif.v6i1.2984

Utami, F. P., & Dari, W. (2021). Hubungan paritas dan dukungan suami dengan pemilihan alat kontrasepsi implan pada pasangan usia subur (PUS). Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery), 7(2), 180–188. https://doi.org/10.52235/cendekiamedika.v7i2.203

Wulandari, S., & Putri, A. (2022). Hubungan pengetahuan dengan tingkat kecemasan akseptor KB sebelum pemasangan kontrasepsi jangka panjang. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi, 13(2), 98–105.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Persepsi Ibu Rumah Tangga Usia Subur terhadap Penggunaan Kontrasepsi Implan di Jalan Lokomotif Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Utara. (2026). Jurnal Rekam Medis Dan Informasi Kesehatan Indonesia, 5(2), 12-25. https://doi.org/10.62951/jurmiki.v5i2.133

Similar Articles

1-10 of 22

You may also start an advanced similarity search for this article.